Selasa, 21 Januari 2014

Pria Sabtu Minggu

Dear Pria Sabtu Minggu,
Ingatkah kamu beberapa waktu lalu, kita bertemu di depan sebuah pintu. Tanpa tegur atau senyum, kita saling tersipu malu. Beberapa kali mata bertemu namun tak jua kamu tau siapa aku, pun begitu denganku.

Dear Pria Sabtu Minggu,
Tak sadarkah kamu dengan letak dudukmu yang selalu di depanku? Aku pun tak tau mengapa selalu berada di belakangmu. Dan selama itu, aku tergugu-gugu melihat punggungmu yang seakan membeku. Beberapa jam berlalu namun waktu tak jua mampu mencairkan suasana yang sedaritadi kaku.

Dear Pria Sabtu Minggu,
Pagi ini entah sudah menjadi yang keberapa minggu kita bertemu. Dan selama itu, hanya segurat senyum satu-satunya jawaban dari setiap tatap mata yang tak pernah disengaja. Namun tak seperti sabtu sabtu lalu dan minggu minggu itu, kali ini kamu memilih duduk satu bangku di sampingku. Seketika degup jantungku seakan berpacu mengalahkan bom waktu.

"Siapa namamu?" Tanyamu.

Dear Pria Sabtu Minggu,
Tepat pada menit kesepuluh, kamu mencairkan waktu yang sekian lama kaku. Dan tepat pada saat itu, kamu membuat hatiku terbang begitu jauh.

0 komentar:

Posting Komentar

 

cinderlila's diary Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template